Lapas Perempuan Jambi Digeledah, Ini yang Ditemukan

Seluruh kamar penghuni dalam lapas perempuan kelas IIB Kabupaten Muarojambi digeledah oleh petugas. Pengeledahan ini dalam rangka razia deteksi dini penindakan kemananan dan ketertiban serta antisipasi penyeludupan barang-barang terlarang masuk ke lapas perempuan tersebut.

Lapas Perempuan Jambi Digeledah, Ini yang Ditemukan
Proses Penggeledahan Lapas Perempuan Jambi (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Seluruh kamar penghuni dalam lapas perempuan kelas IIB Kabupaten Muarojambi digeledah oleh petugas. Pengeledahan ini dalam rangka razia deteksi dini penindakan kemananan dan ketertiban serta antisipasi penyeludupan barang-barang terlarang masuk ke lapas perempuan tersebut.

Pantauan di lokasi penggeledahan,terlihat petugas memasuki semua kamar warga binaan dan memeriksa seluruh barang bawaan miliknya.

Dalam kegiatan penggeledahan itu, terpantau tidak ada ditemukan barang-barang yang mencurigakan, hanya saja beberapa warga binaan melebihi membawa pakaian yang telah ditetapkan sebagai ketentuan.

"Dari 16 kamar yang telah kita geledah Alhamdulillah tidak ada menemukan barang milik warga binaan yang mencurigakan,"kata Kadivpas kanwil Kemenkumham Jambi Aris Munandar, Selasa (15/6/21).

Kata Aris, adapun sasaran yang dilakukan pengeledahan itu barang-barang terlarang seperti narkoba maupun barang terlarang lainnya seperti telepon seluler.

Tak hanya itu, bahkan jenis makanan dan minuman yang tidak termasuk kategori dibolehkan masuk kedalam lapas juga dirazia. Jika ditemukan barang terlarang seperti Narkoba akan mereka tindaklanjuti ke pihak kepolisian.

Ia berharap kegiatan razia ini agar dilakukan secara rutin, guna menjaga keamanan dan ketertiban bagi seluruh warga binaan yang sedang menjalani masa hukuman berjalan aman dan kondusif.

Sementara Kalapas perempuan kelas IIB Kabupaten Muarojambi, Triana Agustin juga menyampaikan, lapas ini memiliki 16 kamar dan 162 warga binaan.

Kata Triana Agustin, 162 warga binaanya dalam lapas perempuan kelas IIB Kabupaten Muarojambi tidak hanya semata-mata menjalani masa hukumannya, namun mereka juga melakukan kegiatan yang positif.

"Seperti melakukan acara pengajian, pelatihan menjahit, dan kegiatan lainnya, Alhamdulillah dalam lapas ini keamanan berjalan kondusif dan terjaga,"tuturnya.

Ia juga mengatakan, dari 162 orang warga binaan di lapas perempuan kelas IIB Kabupaten Muarojambi 70 persen tersandung kasus narkoba, sementara 30 persen tersandung kasus kriminal dan tipikor.

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi