Lapor Pak Jokowi! Kabut Asap Kian Pekat Warga Jambi Trauma Bencana 2015

Lapor Pak Jokowi! Kabut Asap Kian Pekat Warga Jambi Trauma Bencana 2015
Kondisi kabut asap menyerang kota Jambi. (Deni/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Kondisi kabut asap serta abu yang disebabkan oleh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melanda Kota Jambi menjadi keluh kesah masyarakat. Sebab hal itu mengganggu aktivitas masyarakat.

Salah satu warga Kota Jambi, Ari Jumat (16/8/2019) mengatakan, dengan kondisi saat ini selain mengganggu aktivitas juga dapat mengganggu kesehatan

"Kondisi asap saat ini sudah parah nian, sayo sudah batuk gara-gara  asap ini. Sayo juga payah mau beraktivitas di luar gara-gara asap," katanya.

Wiko (17), warga Kenali Asam Kota Jambi juga mengeluhkam kabut asap. Dia mengatakan pagi harinya kabut asap sangat pekat dan sudah membuat sesak nafas.

"Tadi pas pagi hari waktu antar adik sekolah asapnya pekat sekali. Tolong Pak Presiden, kami takut bencana asap yang dulu (2015) terjadi lagi," katanya.

Sementara itu, Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Dansatgas Karhutla), Kolonel Arh Elphis Rudy ketika dikonfirmasi menjelaksan bahwa  kabut asap yang melanda Kota Jambi bukanlah asap dari Karhutla di Provinsi Jambi. Melainkan, dampak Karhutla dari Bayung Lincir, Provinsi Sumatera Selatan.

"Titik api pagi ini terpantau satelit di Posko Satgas Karhutla berada di titik nol alias nihil," ujarnya.

Ditambahkannya, untuk luasan lahan yang terbakar dari bulan Januari hingga tanggal 15 Agustus 2019 berjumlah 340 hektar lahan. Hal itu jauh menurun dibandingkan dengan tahun 2015. (RED)

Reporter : Deni