Mau Demo! Anak STM dan SMA Dibubarkan Polisi, 43 Pelajar Diamankan

Puluhan pelajar yang merupakan massa liar dari aksi unjuk rasa mahasiswa di Jombang tolak Omnibus Law dibubarkan polisi. Rombongan massa liar yang datang dari arah selatan yang terdiri dari pelajar SMA dan STM dari beberapa sekolahan di Jombang, berhasil dipukul mundur oleh petugas dan beberapa diantaranya berhasil diamankan.

Mau Demo! Anak STM dan SMA Dibubarkan Polisi, 43 Pelajar Diamankan
Istimewa. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA JOMBANG - Puluhan pelajar yang merupakan massa liar dari aksi unjuk rasa mahasiswa di Jombang tolak Omnibus Law dibubarkan polisi. Rombongan massa liar yang datang dari arah selatan yang terdiri dari pelajar SMA dan STM dari beberapa sekolahan di Jombang, berhasil dipukul mundur oleh petugas dan beberapa diantaranya berhasil diamankan.

Proses pengamanan para pelajar pun berlangsung sengit, sebab saat disuruh membubarkan diri, massa liar yang mayoritas mengenakan kaos hitam tersebut justru mengutarakan kata-kata kasar terhadap petugas bahkan ada yang melempari batu bata dan botol air mineral.

“Ini massa liar dari anak-anak pelajar STM dan SMA,” ucap Kasat Sabhara Polres Jombang, AKP Dwi Basuki Nugroho saat di TKP, Jumat (09/10).

Tak berhenti di situ, yang bikin petugas semakin geram, massa liar yang sudah dipukul mundur kembali datang. Namun kali ini kedatangannya dari arah yang berbeda, yakni lewat jalan belakangnya kantor DPRD Jombang (barat). Aksi saling kejar antara petugas dan kelompok massa liar kembali terjadi, yang berujung penangkapan.

“Kami terpaksa melakukan penangkapan terhadap massa liar tersebut. ini untuk menjegah hal-hal yang tidak kita inginkan saat aksi unjuk rasa mahasiswa. Sedikitnya ada sekitar 43 yang kami amankan,” terang Basuki.

Massa liar tersebut kemudian digelandang ke Mapolres Jombang guna didata dan dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho saat ditemui sejumlah wartawan menyayangkan kejadian ini. Namun untuk penindakan, pihaknya masih menunggu hasil penyidikan yang dilakukan anggotanya.

“Yang jelas para pelajar ini bukan rombongan dari pengunjuk rasa. Kita masih melakukan penyidikan apa motif dan tujuan dari adik-adik pelajar ini,” pungkasnya.

Perlu diketahui, aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jombang yang berada di depan kantor DPRD setempat berjalan aman dan tertib. 

Sumber: BangsaOnline
Editor: Ari