Menang Gugatan Kasus Tabung Tanah, Ustadz Yusuf Mansur: Menang Tanpa Ngasorake

Gugatan perdata menabung tanah memenangkan nama Ustadz Yusuf Mansur di Pengadilan Negeri Tangerang. Ustadz akhirnya mengomentari kasus itu meski tak hadir di ruang sidang.

Menang Gugatan Kasus Tabung Tanah, Ustadz Yusuf Mansur: Menang Tanpa Ngasorake
Ustadz Yusuf Mansur (ist)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Gugatan perdata menabung tanah memenangkan nama Ustadz Yusuf Mansur di Pengadilan Negeri Tangerang. Ustadz akhirnya mengomentari kasus itu meski tak hadir di ruang sidang.

"Alhamdulillaah. dengan izin Allah, gugatan di Pengadilan Negeri Tangerang, atas saya, ditolak. Dan make Falsafah Jawa aja... 'Menang tanpa ngasorake.' Menang tanpa bersorak sorai. Sbb kemenangan utama itu diampuni Allah, dimaafin, dirahmati, dan dikasih bersaudara dengan semua yang membenci, mencari gara-gara, mencari-cari kesalahan, mencari-cari aib dan keburukan, dan membuat narasi2 kayak apaan tau," kata Ustadz Yusuf Mansur kepada detikcom.

Menurut penuturannya, kemenangan adalah saat semua yang ditipu oleh penipu asli dan semuanya bisa diganti sama Allah berlipat-lipat ganda. Termasuk juga soal ilmu, hikmah, ampunan, maaf, dan diganti benar-benar dengan kebaikan-kebaikan dunia akhirat dalam beragam bentuknya.

"Seperti Iman, Islam, kebahagiaan-kebahagian lain, panjang umur, lagi sehat wal afiyat, keluarga dan turunan-turunan yang baik-baik saja, dan sebagainya," katanya.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tetap percaya dan mendukungnya. Tetap berprasangka baik dan mendoakan segala hal yang baik terhadap kasus tersebut.

"Hanya Allah yang bisa balas," tuturnya.

Dia menegaskan sampai saat ini masih ada kasus lain yang sedang berjalan di pengadilan. "Semoga kelak menjadi ilmu dan hikmah, dan kearifan-kearifan, yang bisa dibagikan kepada masyarakat Indonesia," katanya.

"Semoga semua dikasih kesabaran, dan terus melangkah membangun ummat, bangsa dan negara. bergandengan tangan, bersatu, dan berhenti saling memusuhi, dan memprovokasi. Berhenti menghasut, menebarkan kebencian, kemarahan, berhenti memproduksi konten-konten yang campur aduk, konten-konten yang mengundah amarah, tanda tanya, candaan-candaan bahaya, dan pemutarbalikan fakta," tegasnnya.

Sebelumnya diberitakan, PN Tangerang tidak menerima gugatan perdata berkaitan dengan program tabung tanah dari Ustaz Yusuf Mansur. Gugatan senilai Rp 337 juta lebih itu pun kandas.

Sumber: hot.detik.com

Editor: Ari