Meninggal Dunia Saat Melahirkan, PDP Asal Muarojambi Ini Dikuburkan dengan Protap Covid-19

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Muarojambi tepatnya asal Kecamatan Jaluko meninggal dunia. Pasien tersebut meninggal lantaran pendarahan seusai melahirkan bayinya.

Meninggal Dunia Saat Melahirkan, PDP Asal Muarojambi Ini Dikuburkan dengan Protap Covid-19
Proses Penguburan Jenazah (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Muarojambi tepatnya asal Kecamatan Jaluko meninggal dunia. Pasien tersebut meninggal lantaran pendarahan seusai melahirkan bayinya. 

Wakil Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muarojambi Muhammad Fadhil Arief saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Sesuai Protap kesehatan COVID-19, setiap pasien yang berobat terlebih dahulu dilakukan rapyd test.

"Pasien ini kan mau melahirkan, dirapid test hasilnya reaktif. Setelah melahirkan meninggal, kalau anaknya selamat," kata Fadhil Rabu (17/6/20).

Lantaran hasil Rapid Test reaktif, kata Sekda, tentu diberlakukan sesuai protokol kesehatan COVID-19.  Pasien tersebut akhirnya dikuburkan siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB di pemakaman di salah satu desa di Jaluko. 

"Belum sempat diambil sampel swabnya, namun demikian tetap pemakamannya diberlakukan sesuai protap COVID-19. Keluarga terima dan juga warga di sana menerima dimakamkan di desa tempatnya tinggal di Kecamatan Jaluko," kata Sekda.

Senada, Plt Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi Yes Isman menerangkan bahwa pasien tersebut adalah DM seorang perempuan asal Kecamatan Jaluko. Almarhumah dikuburkan di pemakaman di desa tempat tinggalnya dengan standart protokol COVID-19.

"Penguburan dilakukan siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB oleh tim penguburan yang terdiri dari tim kesehatan dan tim reaksi cepat (TRC) BPBD. Alhamdulillah berjalan dengan lancar," kata Yes Isman Rabu (17/6/20) malam.

Selanjutnya, kata Yes, seluruh keluarga dan juga kerabat yang pernah berkontak dengan pasien akan dilakukan rapyd Test.

"Segera Kita akan rapyd test keluarganya dan juga yang pernah berkontak fisik dengannya," pungkas Yes.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi