Mulai Besok Siswa Diliburkan, Kualitas Udara di Muarojambi Tidak Sehat

Mulai Besok Siswa Diliburkan, Kualitas Udara di Muarojambi Tidak Sehat
Kabut asap pekat Melanda Muarojambi. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Pemkab Muarojambi kembali meliburkan anak sekolah. Kebijakan ini diambil karena kabut asap di Muaro Jambi semakin pekat dan kualitas udara memburuk. 

Plt Kadis Pendidikan  Muarojambi, Erwanisah membenarkan bahwa pelajar Muarojambi akan diliburkan tiga hari ke depan. Surat edaran untuk meliburkan siswa telah diterbitkan setelah mendapat rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup Muarojambi. 

" SE telah kami keluarkan, siswa libur tiga hari sejak tanggal 17-19 Oktober 2019, libur ini dilakukan dari tingkat PAUD/TK, SD dan SMP sederajat," kata H. Erwanisah, saat dikonfirmasi, Rabu (16/10).

Erwanisah menyebut, Libur ini bersifat fakultatif dan dapat diperpanjang jika kondisi kabut asap masih pekat. Namun, libur ini hanya berlaku kepada pelajar. Sementara para tenaga pengajar dan pegawai yang bertugas di lingkungan sekolah tetap masuk kerja. 

"Tenaga pengajar tetap masuk kantor sesuai dengan jam kerja seperti biasanya," katanya. 

Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Muarojambi, semakin menjadi. Kabut asap pada Rabu pagi (16/10) terlihat begitu pekat di sepanjang wilayah Kecamatan Jaluko dan Sekernan. Kepekatan kabut asap telah menggangu jarak pandang serta menyulitkan pernapasan. 

Berdasarkan data hasil pemeriksaan Laboratorium untuk tingkat ISPU di wilayah perkantoran Muarojambi, telah berada di angka 110 Mg/l. Angka tersebut telah masuk katergori tidak sehat.

"Hasil pengukuran kami pada Rabu (16/10) pagi, ISPU Muarojambi masuk kategori tidak sehat, jadi masyarakat harus semakin waspada," kata Kadis LH Muarokambi, Firmansyah saat dikonfirmasi Rabu (16/10).

Firman mengaku kalau pihaknya sudah mengirimkan surat rekomendasi kepada Dinas Pendidikan agar meliburkan siswa. Masalahnya, kualitas udara di Muarojambi sudah masuk dalam kategori tidak sehat. 

"Rekomendasi sudah kita sampaikan, udara sudah tidak sehat sehingga sudah sepatutnya siswa diliburkan," katanya. (RED)

Kontributor : Romi