Orang Tua Ayu Ting Ting Datangi Rumah Haters, Netizen: Jangan Sampai Niat Mempolisikan, Malah Dipolisikan

Orang tua Ayu Ting Ting habis kesabaran melihat putrinya jadi bahan bully. Umi Kalsum dan Ayah Rozak tak main-main langsung menghampiri rumah haters Ayu di Bojonegoro, Jawa Timur. Gegara keduanya mendatangi rumah haters, malah membuat orang tua Ayu banjir hujatan. Pasalnya saat ini sedang diberlakukan PPKM sehingga masyarakat dilarang bepergian.

Orang Tua Ayu Ting Ting Datangi Rumah Haters, Netizen: Jangan Sampai Niat Mempolisikan, Malah Dipolisikan
Orang tua Ayu Ting Ting datangi rumah haters (ist)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Orang tua Ayu Ting Ting habis kesabaran melihat putrinya jadi bahan bully. Umi Kalsum dan Ayah Rozak tak main-main langsung menghampiri rumah haters Ayu di Bojonegoro, Jawa Timur.

Gegara keduanya mendatangi rumah haters, malah membuat orang tua Ayu banjir hujatan. Pasalnya saat ini sedang diberlakukan PPKM sehingga masyarakat dilarang bepergian.

Sikap Umi Kalsum dan Ayah Rozak itu sampai menarik perhatian anggota DPR RI. Orang tua Ayu dituntut untuk bertanggung jawab karena bepergian ke luar kota saat sedang PPKM.

Artikel yang berisi tanggapan anggota DPR tersebut diunggah kembali oleh akun IG @mimi.julid. Hal tersebut langsung jadi perhatian para netizen.

Lagi dan lagi, orang tua Ayu menerima hujatan. Banyak yang menyebut sikap Umi Kalsum dan Ayah Rozak tidak bijak dan memberi contoh buruk di tengah PPKM.

"Jangan sampe niat mempolisikan, malah jadi dipolisikan," tulis netizen. "Plis usut... lagian pergi keluar kota juga bukan karena keadaan urgent. Cuman mau ngelabrak doang ampe bela-belain langgar ppkm jiakhhh," kritik netizen.

"Ayo diusut....kalo memang menyalahi prosedur diproses sesuai hukum yang berlaku!!!" sahut netizen. "Nah kan.. niat mau bikin jera haters malah ga bijak," timpal yang lain.

Selama ini diam, Umi Kalsum dan Ayah Rozak berniat memenjarakan haters Ayu yang ternyata bekerja di Singapura. Meski begitu, mereka tetap kukuh untuk mengejar pelaku dan memilih langkah hukum."

Sumber: suara.com
Editor: Ari