Pemerintah Pusat Kembali Kucurkan Dana Untuk Kelurahan, Segini Besarannya

Pemerintah Pusat Kembali Kucurkan Dana Untuk Kelurahan, Segini Besarannya
Kabid Anggaran BPKAD Sarolangun Setiadi (Arfandi S/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Setelah 2019 lalu, Pemerintah Pusat mengucurkan dana untuk Kelurahan, di tahun ini, tampaknya program tersebut kembali berjalan.

Seperti di Kabupaten Sarolangun, tahun 2019 yang lalu, masing-masing kelurahan mendapatkan dana kelurahan tersebut sebesar Rp 370.138.000, - dengan jumlah total anggaran sebesar Rp 3.331.242.000.

Di Kabupaten Sarolangun, terdapat 9 Kelurahan, yakni Kelurahan Sarolangun Kembang, Kelurahan Pasar Sarolangun, Kelurahan Dusun Sarolangun, Kelurahan Suka Sari, Kelurahan Gunung Kembang, Kelurahan Aur Gading, Kelurahan Limbur Tembesi, Kelurahan Pauh dan Kelurahan Sei Benteng.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Emalia Sari melalui Kabid Anggaran, Setiadi, mengatakan untuk tahun 2020 ini, kucuran dana kelurahan dari pemerintah pusat tersebut menurun dibandingkan tahun 2019 lalu.

Kalau tahun lalu, tiap kelurahan mendapatkan dana sebesar Rp 370 juta lebih, namun tahun 2020 ini akan menerima dana Rp 366 juta.

"Dana Kelurahan tahun 2020 ini diperkirakan Rp 366 juta per Kelurahan, total Rp 3.294.000.000. Jika dibandingkan tahun lalu, dana ini mengalami penurunan. Kalau sebabnya, kita tidak tahu," katanya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Senin (13/01/2020).

Katanya, pengukuran dana Kelurahan ini Pemerintah Pusat hanya melihat dari sisi kategori Kabupaten Kota. Karena Kabupaten Sarolangun saat ini masuk dalam kategori kota sedang, maka dana Kelurahan pun tidak terlalu besar.

"Semakin rendah kualitas di Kabupaten maka semakin tinggi dana Kelurahan. Sarolangun masuk kategori kota sedang," katanya.

Ia menyebutkan dana kelurahan ini akan dicairkan dalam dua tahapan, tahap pertama sebesar 50 persen dan Tahap kedua juga sama sebanyak 50 persen dari jumlah anggaran kelurahan yang didapat.

"Tahap pertama dicairkan setelah melaporkan realisasi tahap kedua tahun 2019 kemarin. Tahap kedua, setelah terealisasi tahap pertama," katanya.

Maka ia menghimbau kepada seluruh Kelurahan untuk segera melaporkan realisasi dana kelurahan tahun 2019 kemarin, agar dana Kelurahan ini dapat diproses kedepannya.

"Kita minta kawan-kawan Lurah untuk segera melaporkan realisasi tahun kemarin, sebagai syarat transfer periode pertama tahun 2020. Kita minta laporan ke Bidang Anggaran, berupa rekapan anggaran dan realisasi," katanya.

Penulis: Arfandi S

Editor: Rhizki Okfiandi