PETI Makan Korban di Tabir Barat, Kapolsek Mengaku Tidak Tahu

PETI Makan Korban di Tabir Barat, Kapolsek Mengaku Tidak Tahu
Ison Korban kebakaran akibat mengisi BBM di alat berat untuk PETI. (Rhizki/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Aktivitas Penambangan Emas Tampa Izin (PETI) di Kecamatan Tabir Barat menggunakan alat berat jenis Excavator kian meresahkan. Bahkan berdampak adanya korban di lokasi tambang itu.

Informasi dihimpun seorang pekerja alat berat excavator untuk PETI di wilayah Desa Batang Kibul menjadi korban. 

Diketahui korban bernama Ison warga Desa Telentam. Ison adalah pekerja alat berat yang diduga milik Kades Batang Kibul. Dia terbakar saat mengisi BBM di alat berat. Peristiwa itu terjadi saat malam hari pekan lalu.

Akibat kejadian itu Ison mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuhnya. Lantaran luka bakar, korban pun dibawa ke RSUD Kol Abunjani Bangko.

Umbai adik kandung Ison dikomfirmasi awak media membenarkan jika kakaknya menjadi korban kebakaran akibat alat berat tambang PETI diduga milik kades Batang Kibul. Namun Umbay tidak bisa memastikan kronologis yang pasti akibat terbakarnya Ison.

"Sepengetahuan saya kakak saya memang bekerja dengan kades Batang Kibul. Kalau kronologis kejadiannya saya tidak tahu pasti, yang jelas Ison bekerja dengan Nisar," ujarnya.

Kapolsek Tabir Ulu IPTU Rinanto di konfirmasi awak media terkait ada korban terbakat di lokasi PETI belum mengetahui hal itu.

"Saya belum mendapat laporan dan belum tahu jika ada korban terbakar akibat mengisi BBM alat berat. Nanti saya tanyakan ke anak buah saya dulu," tutupnya.

Menurut informasi hingga berita ini diturunkan korban kebakaran di lokasi PETI Ison sudah dibawa pulang ke kampung halamannya. (RED)

Kontributor : Rhizki Okfiandi