Polemik Tarif BPJS, Rizky: Kenapa Mesti Turun Kelas? Perawatan Tetap Sama

Polemik Tarif BPJS, Rizky: Kenapa Mesti Turun Kelas? Perawatan Tetap Sama
Kepala BPJS Jambi Rizky. (Dewi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Rencana kenaikan tarif BPJS awal tahun 2020, banyak masyarakat ingin menurunkan kelas perawatan. Padahal Pelayanan kesehatan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) bagi setiap kelas tidak dibedakan.

Kepala BPJS Cabang Jambi Rizky Amalia menjelaskan yang berbeda itu hanya rawat inap, sedangkan untuk pelayanan perawatan medisnya tetap sama.

“Yang berbeda itu tempat perawatan inap, sedangkan untuk perawatan medisnya sebenarnya sama saja,” kata Rizky.

Rizky mengaku masyarakat cenderung meminta perubahan kelas, setelah pemerintah mengumumkan akan melakukan penyesuaian besaran iuran JKN-KIS. "Dimana penyesuaian iuran JKN-KIS tersebut berlaku untuk semua kelas dan dikenakan secara perorangan," terangnya.

Seperti iuran mandiri Kelas III semula dari Rp25.500 menjadi Rp42 ribu per bulan. Kelas II dari Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu per bulan dan Kelas I dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu per bulan.

"Turun kelas boleh saja dilakukan, namun, pelayanan tiap kelas tetaplah sama. Jadi kenapa mesti turun kelas," pungkasnya. (*)

Reporter : Dewi Anita
Editor : Ari