Polisi Bungo Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis di Bathin II Pelayang

Polisi Bungo Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis di Bathin II Pelayang
Pelaku pembunuhan yang menawarkan warga Seberang Jaya. (Brito.id)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Sat Reskrim Polres Bungo berhasil mengamankan 1 orang dari 2 tersangka pembunuhan yang terjadi di Dusun Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang pada 5 Agustus 2019 lalu.

Dalam konferensi pers, Kapolres Bungo AKBP Januario Jose Morais mengatakan tindak pidana dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dengan bersama-sama yang terjadi di TKP kebun milik warga di Sungai Manggis, Dusun Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo.

Kejadian ini 2 korban, diantaranya  satu orang meninggal ditempat, dan satu lagi korban di RSU M Jamil Padang masih mengalami koma.  

"Pihak Reskrim polres Bungo berhasil mengamankan 1 orang pelaku pembunuhan terhadap Zk (50) dan melukai R (26)," kata Morais, Senin (12/8).

Sambungnya lagi Reskrim Polres Bungo berhasil mengamankan 1 orang pelaku di rumah keluarganya di daerah Lubuk linggau Utara, Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (10/08) sekira pukul 14.30 WIB.

"Barang Bukti yang berhasil kami amankan diantaranya, Pakaian Korban, sendal korban dan TSK WR. Kemudian 3 unit sepeda motor yang masing-masing terdiri dari sepeda motor jenis Honda Grand, Honda Win, dan Kawasaki Ninja 150 berwarna Hijau," kata Morais.

Adapun modus operandi kata Kapolres, kala itu korban mendatangi pondok tersangka  WR di TKP untuk menanyakan perihal anak tersangka yang diduga mengambil satu Dus Mie Instan di warung milik korban.

Selanjutnya terjadilah pertikaian antara korban, istri tersangka, dan kedua tersangka. Karena korban ZK memukul istri tersangka, WR emosi lalu membacok korban ZK dengan menggunakan parang panjang di bagian kepala korban secara berulang kali. 

Hingga korban meninggal dunia, lalu tersangka WR dan tersangka JK melakukan pengeroyokan terhadap korban Robi.

Tersangka WR juga membacok R di bagian kepala secara berulang kali, namun korban R dapat melarikan diri dalam keadaan luka berat.

"Pelaku di Ganjar Pasal 338 KUHP subsider pasal 170 (2). Ke-2e dan ke -3e KUHP lebih subsider pasal 365 (3) dan (4) KUHP. Dengan ancaman 15 tahun penjara," tutup morais.(RED)