Ratusan Perumahan yang Berdiri di Muarojambi, Hanya 2 yang Lakukan Serah Terima PSU ke Pemkab
Dari ratusan perumahan yang ada di Muarojambi, ternyata hanya sebagian kecil yang sudah melakukan serahterima PSU (prasarana, sarana dan utilitas) ke Pemkab Muarojambi.
BRITO. ID, BERITA MUAROJAMBI - Dari ratusan perumahan yang ada di Muarojambi, ternyata hanya sebagian kecil yang sudah melakukan serahterima PSU (prasarana, sarana dan utilitas) ke Pemkab Muarojambi.
"Sejauh ini baru 2 perumahan yang sudah serahterima Punya ke kita," kata Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Muarojambi Faisal Selasa (2/11/21).
Dua perumahan yang sudah melakukan serahterima PSU tersebut adalah perumahan Bakung Citra Lestari 1 dan Binar Citra Lestari 3 di Tangkit Kecamatan Sungaigelam.
Faisal menyebut, 2 perumahan tersebut sudah dilakukan pengecekan terhadap PSU-nya dan dianggap sudah layak kondisinya untuk dilakukan serah terima.
"Untuk menentukan layak atau tidak dilakukan serah terima tidak serta merta ditentukan oleh kami sendiri. Ada tim verifikasi yang terdiri dari lintas sektoral. Hasil pengecekan kami di lokasi kami laporkan ke tim selanjutnya dipaparkan dan ditentukan layak tidaknya untuk serah terima PSU di perumahan tersebut," kata Faisal.
Persoalan PSU ini sempat menjadi atensi KPK. Komisi anti rasuah tersebut meminta pihak Pemkab mengidentifikasi PSU yang ada di wilayah masing-masing.
"Alhamdulillah sejauh ini progresnya berjalan. Walaupun terdapat beberapa kendala di lapangan," kata Faisal.
Faisal mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan jemput bola soal PSU ini. Pihaknya mengecek langsung ke perumahan- perumahan yang ada di Muarojambi.
Mana yang PSU-nya layak untuk diserahterimakan, akan ditindaklanjuti. Perumahan atau pengembang tersebut diminta untuk mengajukan surat permohonan untuk diajukan serahterima PSU.
"Yang jadi kendala kadang ada perumahan itu yang sebenarnya sudah layak namun jalannya ada kerusakan. Kita minta pengembang perbaiki, namun tak kunjung diperbaiki dengan alasan belum ada dana. PSU ini kan jalan, RTH, mushola, pemakaman. Fasilitas umum atau Fasum dan fasilitas sosial atau Fasos. Kondisinya harus layak sebelum diserahterimakan," papar Faisal.
Disoal adakan perumahan atau pengembang nakal yang sengaja merubah Fasum Fasosnya menjadi unit perumahan?. Faisal menyebut sejauh ini belum ditemukan.
"Namun terkadang di lapangan ada perumahan yang ditelantarkan. Ditelantarkan di sini artinya perumahan lama atau jaman dulu yang sudah di tinggal pengembangnya. Ini beda lagi mekanismenya. Ada mekanisme tersendiri, agar PSU-nya bisa diserahterimakan. Sedangkan untuk yang nakal tadi sejauh ini belum ditemukan," kata Faisal.
Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi
