Saksi Beratkan Terdakwa Sidang Dugaan Korupsi Dana Hibah Pengamanan Pilwako Jambi

Saksi Beratkan Terdakwa Sidang Dugaan Korupsi Dana Hibah Pengamanan Pilwako Jambi

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Perkara dugaan tindak pidana korupsi dana hibah pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Jambi 2018 dengan dua terdakwa Ary Febriansyah (anggota Polri) dan Ilham Taufiq (Swasta) kembali digelar Pengadilan Tipikor Jambi, Rabu (17/10/18). Agendanya mendengarkan keterangan saksi dari Polresta Jambi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jambi, Roniul Mubaroq di Jambi, Rabu menghadirkan lima orang saksi yakni, Muhammad Choir Prasetyo dan Dika Prameswara sebagai anggota seksi keuangan Polresta Jambi, Sherly selaku honorer di bidang operasional, Gadug Kurniawan selaku mantan Kabag Ops Polresta Jambi, dan Umar Wijaya sebagai Kabag Ops Polresta Jambi.

Saksi Choir di persidangan mengatakan pihaknya dalam kasus ini hanya mampu mempertanggungjawabkan sekitar Rp1,3 miliar. Sementara total dana sekitar Rp3,8 miliar. Dana untuk Rp1,3 miliar yang bisa dipertanggungjawabkan dari total keseluruhan yang terdiri dari 19 item.

Sementara itu saksi lainnya, Dika menyebutkan persoalan tersebut diketahuinya dari kuitansi dan laporan keuangan yang ada. Dan ternyata tidak cocok dengan anggaran. Sedangkan saksi Gadug memaparkan lebih jauh, jika uang yang diketahuinya diajukan untuk pencairan dalam dua tahapan yakni pada Februari senilai Rp689 juta, dan terakhir Rp63 juta.

Sedangkan saksi Umar Wijaya juga mengaku ada pencairan dana yang digunakan untuk posko dan pengamanan kampanye Pilkada Kota Jambi tahun 2018. Dana satu posko senilai Rp213 juta dan Rp361 juta dana itu digunakan sejak akhir.
(red)

 

Dapatkan Informasi Terbaru dari Kami  " KLIK DISINI "