Sawah Terendam, Warga di Muarojambi Ini Terpaksa Panen Padi Lebih Awal

Warga Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muarojambi khususnya warga dusun Ranggosakti terpaksa memanen padi mereka lebih awal. Panennya pun mereka lakukan dalam kondisi sawah yang terendam.

Sawah Terendam, Warga di Muarojambi Ini Terpaksa Panen Padi Lebih Awal
Warga Saat Menjemur Padi yang Dipanen Lebih Awal (ist)

BRITO. ID, BERITA MUAROJAMBI - Warga Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muarojambi khususnya warga dusun Ranggosakti terpaksa memanen padi mereka lebih awal. Panennya pun mereka lakukan dalam kondisi sawah yang terendam. 

Terendam nya sawah mereka yang berada di seberang dusun lantaran debit air sungai yang kian naik. Meskipun kondisi padi mereka belum menguning sempurna, namun mereka tetap memanennya. 

"Alhamdulillah masih sempat dipanen walaupun panennya nyabit di dalam air," kata Lina, salah seorang petani di sana. 

Usai dipanen, padi-padi mereka diangkut ke rumah mereka menggunakan perahu. Ini lantaran belum ada akses penyeberangan di sana baik berupa jembatan gantung maupun jembatan beton. 

"Walaupun belum masak galo dipanenlah daripada takenyah (sia-sia/mubazir) terendam air lebih baik dipanen walaupun belum masak nian masih ado dikit-dikit yang ijo. Sudah dipanen diangkut pakai lori ataupun dipikul terus diseberangkan pakai perahu. Jembatan dak ado bang," keluh Lina. 

Mereka berharap kondisi ini bisa berubah. Mereka ingin akses mereka ke area persawahan bisa ditempuh dengan kendaraan atau setidaknya punya jembatan penyeberangan. 

"Mudah-mudahan ke depan berubah. Ado jembatan terus walaupun air batanghari naik karena hujan atau apapun sawah kami tidak terendam," harap Lina. 

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi