Sindikat Ini Sudah 7 Kali Lakukan Pencurian Buku Nikah, Kapolres Bungo Jambi: Bahkan Berencana Operasi di Pulau Jawa
Polres Bungo menangkap sindikat pencurian buku nikah di Kantor Kemenag Bungo pada 1 November silam. Mereka yang diamankan pelaku utama AG, dan tiga penadah diantaranya BTR, H dan Y. Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputo menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara pelaku mereka sudah cukup lama beroperasi. Dan ini kali ketujuh mereka melakukan pencurian buku nikah.
BRITO.ID, BERITA BUNGO - Polres Bungo menangkap sindikat pencurian buku nikah di Kantor Kemenag Bungo pada 1 November silam. Mereka yang diamankan pelaku utama AG, dan tiga penadah diantaranya BTR, H dan Y.
Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputo menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara pelaku mereka sudah cukup lama beroperasi. Dan ini kali ketujuh mereka melakukan pencurian buku nikah.
Polisi menelusuri latar belakang mereka, kenapa yang bersangkutan hanya mencuri buku nikah dan sudah berapa lama melaksanakan aktivitas tindak pidana Ini, maka diperoleh informasi yang penting. Kapolres menjelaskan ada tujuh lokasi TKP yang sudah mereka curi. Mulai Kantor KUA, hingga Kemenag.
"Pelaku ini merupakan sindikat peredaran pencurian buku nikah. Mereka semua punya keahlian khusus baik mencuri sudah faham lokasi, dan sasaran pun sangat jelas hanya buku nikah. Hingga bagaimana mereka memasarkan buku nikah ini pun sudah memiliki pelanggan. Ketika mencuri pun hanya fokus ke Ruangan Seksi Urusan Islam Kemenag Bungo, padahal di ruangan itupun sudah ada tiga pengamanan namun tetap bisa mereka jebol," paparnya, Sabtu (13/11) saat konferensi pers.
Kapolres menghimbau kepada jajaran Kemenag dan KUA agar berhati-hati dan waspada. Sindikat pencurian buku nikah ini sudah rapi, mereka hanya fokus di ruang register buku nikah saja.
"Jadi kepada rekan-rekan di Kemenag maupun di kawah berhati-hati waspada berikan pengamanan ganda. Bila perlu perlu diberikan CCTV di tempat penyimpanan dan sudah terindikasi dan oleh para sindikat pencurian," harapnya.
Kata Kapolres, hasil sementara pengembangan dari pelaku ini, memiliki satu ciri khusus. Ada kelompok yang lain yang menjadi sindikatnya. Poles Bungo juga tengah mendalami sindikat ini dan beroperasi di beberapa provinsi.
"Mereka beroperasi di provinsi lain, bahkan merencanakan operasi di wilayah pulau Jawa. Maka perlu waspada, bukan hanya pulau Sumatera atau pulau Jawa, sudah menjadi incaran sindikat pencurian buku nikah," katanya. (Red/Ado)

Ari W