Tancap Gas, Beberapa Hari Terakhir Angka Pasien Covid-19 di Muarojambi Naik Drastis

Dalam beberapa hari terakhir, kasus konfirmasi positif COVID-19 di Muarojambi naik secara signifikan. Sebelumnya, kasus terpapar berada di angka 30 orang, dan saat ini meningkat menjadi 117 orang.

Tancap Gas, Beberapa Hari Terakhir Angka Pasien Covid-19 di Muarojambi Naik Drastis
Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Dalam beberapa hari terakhir, kasus konfirmasi positif COVID-19 di Muarojambi naik secara signifikan. Sebelumnya, kasus terpapar berada di angka 30 orang, dan saat ini meningkat menjadi 117 orang. 

"Iya, memang beberapa hari ini terjadi peningkatan terutama kasus positif COVID-19. Dengan adanya klaster Titian Teras, kita terjadi peningkatan tajam yang sebelumnya di angka 30 sekarang menjadi 117 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19," kata Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja Rabu (16/2/22). 

Kapolres menyebut, sebagian besar dari jumlah tersebut adalah kasus terkonfirmasi positif di SMA Titian Teras. Jumlah tersebut belum ditambah terkonfirmasi positif terbaru hari ini di sana. 

"Jadi 69 itu adalah dari Titian Teras, masih ada lagi 4 hari ini jadi totalnya 73 orang. Semuanya dirawat di Bapelkes. Selain itu, ada 46 orang yang positif dan sekarang sedang Isoman sisanya 3 orang di rumah sakit di Kota Jambi dan 1 di RS Sungaigelam," kata pria dengan melati dua di pundaknya yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Satgas COVID-19 Muarojambi. 


Peningkatan kasus secara signifikan ini, kata Kapolres, terjadi lantaran lambatnya informasi dari pihak SMA Titian Teras. Padahal kasus terkonfirmasi tersebut terjadi sudah cukup lama. 

"Peningkatan itu memang karena adanya keterlambatan informasi dari Titian Teras. Karena sebetulnya, terkonfirmasi positif itu di tanggal 7,kita baru dikasih di tanggal 12 sehingga klaster itu membesar. Hari ini, tadi pagi kita juga melakukan tracing sebanyak hampir 580 orang," kata Kapolres. 

Disoal apakah dari sekian banyak kasus tersebut terdeteksi kasus COVID-19 Varian Omicron. Kapolres belum bisa memastikan. 

"Kita juga belum tahu, karena hasil testnya, labnya itu berbeda. PCR-nya itu berbeda dan kita di Jambi belum ada. Tapi kalau dilihat dari ciri-ciri atau gejalanya diduga itu Omicron," kata Kapolres. 

Terkait hal ini, Kapolres meminta kepada masyarakat khususnya masyarakat Muarojambi untuk terus menerapkan protokol kesehatan 5 M. 

"Pembatasan kegiatan masyarakat dengan melakukan 5 M. Terus vaksinasi, jtubsegera divaksin baik kesatu ataupun kedua dan juga booster. Kami juga mengimbau kepada orangtua kepada anaknya agar mau divaksin," kata Kapolres. 

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi