Urus Identitas Kependudukan di Dukcapil Muarojambi, Puluhan Warga Ini Malah Dikumpulkan Polisi

Senin (24/9/20) siang para pengunjung kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang hendak mengajukan pengurusan di sana didatangi anggota kepolisian dari Polres Muarojambi dan Satpol PP Muarojambi. Mereka dikumpulkan di depan kantor tersebut dengan mengatur jarak fisik. 

Urus Identitas Kependudukan di Dukcapil Muarojambi, Puluhan Warga Ini Malah Dikumpulkan Polisi
Sosialisasi yang Dilakukan di Kantor Dukcapil Muarojambi (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Senin (24/9/20) siang para pengunjung kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang hendak mengajukan pengurusan di sana didatangi anggota kepolisian dari Polres Muarojambi dan Satpol PP Muarojambi. Mereka dikumpulkan di depan kantor tersebut dengan mengatur jarak fisik. 

Usut punya usut ternyata mereka dikumpulkan untuk diberi tahu tentang aturan kewajiban menggunakan masker. Para pengunjung di tempat keramaian, salah satunya di instansi pelayanan publik seperti Disdukcapil wajib memakai masker. 

"Itu masih tahapan sosialisasi sekaligus pengenaan sanksi push up untuk penegakan Perbub No.51 thn 2020. Kita yang tergabung dalam Tim satgas Covid-19, mulai dari TNI, Polri, Pol PP, Kesehatan dan BPBD terus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kewajiban tersebut sesuai Perbup 51 Tahun 2020 tentang protokoler pencegahan Covid-19," kata Kasat Pol PP Muarojambi Raden Abdul Gani Senin (14/9/20).

Kata dia, dalam Perbup tersebut, dalam Pasal 27 huruf a disebutkan jika masyarakat kedapatan keluar rumah tidak memakai masker maka akan dikenakan sanksi denda Rp50 ribu. Keluar rumah dalam frasa tersebut bermakna urusan pekerjaan, berkumpul, dan kegiatan lainnya.

"Tindakan pencegahan terus kita lakukan namun saat ini memang masih sebatas sosialisasi belum kepada penegakan pemberian sanksi. Kita edukasi. Denda tidak serta-merta dijatuhkan, bisa disanksi push up dan lainnya. Namun jika berulang maka akan didenda berupa uang Rp50 ribu," jelas Gani.

Kata dia, dalam masa sosialisasi ini, tim menyasar tempat-tempat keramaian. Pihaknya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga protokoler kesehatan COVID-19 ini.  Hari ini, beberapa tempat didatangi seperti Disdukcapil dan minimarket di Jalur II Sengeti dan beberapa tempat keramaian dan pelayanan publik lainnya. 

"Insya Allah untuk penegakan pemberian sanksi akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini setelah tahapan sosialisasi," kata dia.

"Tolong sosialisasikan juga kepada keluarga jika keluar rumah harus menggunakan masker, jika tidak diindahkan maka akan ada sanksi berupa denda uang yang dijatuhkan," pungkasnya.

Penulis Romi R