Waspada, Debit Sungai Batanghari Masuki Level Siaga IV

Hujan masih terus mengguyur Jambi termasuk Muarojambi. Tingginya intensitas hujan yang turun tersebut membuat debit sungai Batanghari terus meningkat. Saat ini, ketinggian debit sungai terpanjang di Sumatera tersebut berada pada level Siaga IV.

Waspada, Debit Sungai Batanghari Masuki Level Siaga IV
Tampak Permukaan Sungai Batanghari yang Mulai Naik (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Hujan masih terus mengguyur Jambi termasuk Muarojambi. Tingginya intensitas hujan yang turun tersebut membuat debit sungai Batanghari terus meningkat. Saat ini, ketinggian debit sungai terpanjang di Sumatera tersebut berada pada level Siaga IV.

"Debit sungai Batanghari per hari ini berada di angka 13.60 MDPL. Ini artinya sudah masuk ke Siaga IV," kata Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muarojambi Firdaus Selasa (19/1/21).

Diterangkan Firdaus, status siaga IV dimulai saat ketinggian air 13.60, siaga 3 : 13,87 MDPL, siaga 2 :14,37 dan siaga 1 : 14,87 MDPL. 

Dengan intensitas dan curah hujan yang tinggi, BPBD Muarojambi mengimbau masyarakat  untuk waspada terhadap potensi terjadinya banjir. Apalagi, bagi masyarakat yang bermukim di bantaran sungai Batanghari.

"Karena biasanya yang posisinya di bantaran sungai Batanghari ini sangat rawan terkena banjir akibat meluapnya sungai Batanghari. Untuk itu harus selalu waspada. Terutama anak-anak, awasi jangan sampai terseret arus karena arus sungai Batanghari saat ini tengah deras," kata dia.

Perlu diketahui, kata Firdaus, di Muarojambi ada beberapa daerah atau kawasan yang sangat rentan terjadi banjir. Itu lantaran berada di bantaran sungai Batanghari. 

"Di Muarojambi ini, ada 6 kecamatan yang rawan terjadinya bencana banjir yaitu Kecamatan Jambi Luar Kota, Sekernan, Marosebo,Taman Rajo, Kumpe dan Kumpe Ulu. Untuk mengantisipasinya tentu kita telah persiapkan personel kita yang selalu siaga jika mendapat laporan," kata dia.

Selain itu, banjir dadakan lantaran intensitas hujan ini juga kerap melanda wilayah perumahan di Kecamatan Jaluko. Seperti kejadian beberapa waktu yang lalu. 

"Untuk banjir dadakan ini sering terjadi di perumahan di wilayah Jaluko. Untunglah personel kita selaku siagakan jika sewaktu-waktu terjadi banjir personel telah siap untuk evakuasi," kata Firdaus.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi