Alasan Zona, Pemkab Muarojambi Pastikan Tutup Lokasi Wisata
Seluruh destinasi wisata di Muarojambi ditutup, baik itu selama lebaran, maupun pasca lebaran. Penutupan destinasi wisata ini dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan, mengingat saat ini Muarojambi terkategori zona merah penyebaran COVID-19.
BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Seluruh destinasi wisata di Muarojambi ditutup, baik itu selama lebaran, maupun pasca lebaran. Penutupan destinasi wisata ini dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan, mengingat saat ini Muarojambi terkategori zona merah penyebaran COVID-19.
"Iya, kita mengimbau kepada pemilik atau pengurus destinasi wisata, bahwa selama lebaran dan pasca lebaran ditutup. Ini sesuai hasil rapat kita kemaren yang dipimpin Bupati, dihadiri TNI/Polri dan Forkompimda," kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Muarojambi M. Riduwan Minggu (9/5/21).
Pada rapat yang dilaksanakan Jum'at (07/05/21), Pemkab Muarojambi bersama TNI/Polri serta tokoh masyarakat menyepakati menutup seluruh destinasi wisata yang ada di Muarojambi.
"Nanti setelah zonanya berubah menjadi kuning atau hijau baru dibuka kembali," kata Riduwan.
Riduwan mengaku imbauan ini sudah disampaikan kepada pengurus atau pemilik destinasi wisata di Muarojambi. Mulai dari Jambi Paradise, Wisata Alam Lubuk Napal, kompleks percandian Muara Jambi dan beberapa destinasi wisata lainnya.
"Jika tetap nekat membuka tentu akan ada tindakan sesuai aturan yang berlaku dari tim gugus tugas. Imbauan kami sampaikan. Penutupan ini karena kondisional mengingat kita di Muarojambi zona merah penyebaran COVID-19," kata Riduwan.
Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto melalui Kasubbag Humasnya AKP Amradi juga turut membenarkan perihal ini.
"Iya untuk sementara ditutup mengingat Muarojambi zona merah," kata Amradi.
Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi
