Antisipasi Penimbunan Tabung Oksigen, Polda Jambi Bentuk Tim: Melanggar Kita Proses

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi membentuk tim untuk mengawasi pendistribusian hingga penjualan tabung oksigen yang saat ini banyak dibutuhkan untuk pasien COVID-19. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya penimbunan dan kenaikan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Antisipasi Penimbunan Tabung Oksigen, Polda Jambi Bentuk Tim: Melanggar Kita Proses
AKBP M Santoso (Loardy Apryaldo/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi membentuk tim untuk mengawasi pendistribusian hingga penjualan tabung oksigen yang saat ini banyak dibutuhkan untuk pasien COVID-19. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya penimbunan dan kenaikan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jambi, AKBP M Santoso mengatakan, pihaknya akan memanggil dan memproses siapa saja yang melakulan penimbunan atau menjual oksigen di atas HET.

“Jika nanti ditemukan ada unsur pelanggaran, maka untuk sanksinya kita koordinasikan dengan instansi berwenang dan sanksinya bisa saja nantinya dicabut izin para distributor tersebut,” kata AKBP M Santoso, Jum'at (23/7). 

Untuk diketahui, saat ini pasokan atau stok tabung oksigen sendiri di Jambi masih mencukupi. Hal ini berdasarkan hasil pengecekan ke sejumlah agen di Kota Jambi.

Santoso menambahkan meski ada kenaikan, namun secara umum harga oksigen di Jambi masih stabil.

“Untuk harga masih stabil walaupun adapun kenaikan cuma sekitar Rp5 ribu dan hal masih wajar,” tambahnya. 

Lebih lanjut, Santoso menjelaskan, persediaan oksigen saat ini memang diutamakan untuk kebutuhan rumah sakit guna penanganan pasien Covid-19. Kemudian pendistribusian oksigen ke rumah sakit dan apotik sudah ditentukan dan orang luar memang tidak bisa beli.

Sementara itu, Panit I Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi, AKP Dhadhag Anindito menambahkan, pihak kepolisian siap membantu pengawalan terkait pendistribusian oksigen. Maka itu, agen jangan segan untuk minta bantu pengawalan kepada kepolisian jika merasa ada kekhawatiran terkait pendistribusian.

Kontributor: Loadry Apryaldo

Editor: Ari