Begini Cara Khusnidar Serahkan Duit Rp100 Juta ke Hilalatil Badri di Jambi
BRITO.ID. BERITA JAMBI - Meski sempat membantah pernah menerima uang suap ketok palu, namun nama Hilalatil Badri, Wakil Bupati Sarolangun, kembali disebut terima uang suap. Hal ini dikuatkan oleh kesaksian Kusnindar, yang kembali dihadirkan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (19/19).
Dihadapan Hakim, Khusnindar menyebutkan jika uang untuk Hilalatil sebesar Rp100 juta, ia serahkan di Simpang Puri Mayang.
"Duitnya itu dalam plastik warna hitam uang nya 100 ribuan dengan di ikat karet," katanya menjelaskan.
Khusnindar mengaku, uang itu ia serahkan langsung tanpa perantara untuk tahap pertamanya. "Saya yang serahkan langsung di tahap pertama itu di Simpang Puri Mayang untuk Hilal, saya bawak mobil dinas BH 97," katanya.
Bahkan ia mengaku masih ingat, bahwa Hilal saat itu mengunakan mobil doubel kabin dan menggunakan kacamata.
"Mobilnya di bagian belakang ditutup terpal warna biru, kata Hilal isinya alat untuk di serahkan Sarolangun," katanya.
Selain itu Kusnindar menegaskan, jarak antara pemberian pertama dan kedua hanya berjarak sekitar satu minggu. "Di bulan Februari jelang pilkada waktu itu," ungkapnya.
Sedangkan untuk tahap kedua di ambil oleh adik iparnya. Ketika itu sekitar pukul 00.00 wib. "Jadi adiknya sampai rumah saya, malam dari Sarolangun," sebutnya.
Seperti diketahui, pada sidang sebelumnya, Hilal membantah menerima uang ketok palu APBD Jambi 2017. Hilal ketika itu beralasan dirinya sudah tak menjabat lagi sebagai anggota dewan.
"Saya sudah tidak menjabat, saya sudah proses PAW ketika itu. Jadi kalau ada yang bilang saya terima uang itu tidak benar. Saya siap dikonfrontir," tegasnya.
Penulis: Hendro Sandi
Editor: Ari

Ari W