Butuh Bantuan Biaya Berobat Rp200 Juta, Toni Pendarahan di Otak Akibat Kecelakaan

Butuh Bantuan Biaya Berobat Rp200 Juta, Toni Pendarahan di Otak Akibat Kecelakaan
Korban masih koma dan butuh bantuan pihak dermawan. (Romi/istimewa/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Toni Irawan (20), warga RT 10 Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan Muarojambi, saat ini tengah koma di Rumah Sakit Ahmad Ripin Sengeti. Hingga kini Toni belum sadarkan diri.

Senin dan Asiah, kedua orang tua Toni pun saat ini kebingungan mencari jalan keluar untuk mengobati anaknya tersebut. Anaknya diketahui mengalami pendarahan di otaknya, akibat kecelakaan tunggal yang dialaminya di KM 35 Desa Bukitbaling beberapa waktu lalu.

Ceritanya, pasca-kecelakaan tersebut, Toni langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam, Kota Jambi. Di sana, Toni dilakukan operasi oleh Dokter. Sesudah operasi, Toni mengalami koma selama kurang lebih sebulan.

Singkat cerita, Toni akhirnya melewati masa komanya. Toni pun sadar dan dipulangkan ke rumahnya. Selama tiga hari di rumahnya, kondisi Toni kembali memburuk, sehingga Toni kembali dibawa ke Rumah Sakit Ahmad Ripin Sengeti. Di rumah sakit itu ternyata kondisi Toni langsung turun dan akhirnya Toni sampai saat ini tidak sadarkan diri.

Mendengar kondisi Toni Irawan yang cukup parah itu, Pemuda Sengeti yang tergabung dalam organisasi Persatuan Pemuda Pemudi Kelurahan Sengeti (P3KS) langsung tergerak hatinya untuk membantu Toni.

Paguyuban yang diketuai oleh Rido tersebut melakukan penggalangan dana di Tugu Juang Sengeti pada selama dua hari sejak Jum'at hingga Sabtu (26/10/2019) hari ini. Tak hanya itu, untuk membantu Toni Irawan ini pun juga bisa melalui Website https://kitabisa.com/campaign/bantutonisembuh.

Rido menerangkan, kondisi keluarga Toni saat ini benar-benar sangat membutuhkan uang. Karena keluarganya kini telah kehabisan uang untuk pengobatan Toni.

"Di tempurung kepala Toni ini ada keretakan. Toni ini pun merupakan keluarga kurang mampu," kata Rido, Sabtu (26/10/2019).

Rido pun berharap kepada Pemkab Muarojambi maupun relawan bisa membantu untuk meringankan beban keluarga Toni Irawan ini.

"Keluarga Toni saat ini membutuhkan biaya sebesar Rp200 juta. Saya pun sangat berharap teman kita Toni bisa secepatnya pulih dari penyakitnya. Kami pun mengajak baik Pemerintah maupun dermawan agar bisa membantu biaya pengobatan Toni hingga sembuh," tandasnya. (RED)

Kontributor : Romi