DAK Baru 25 %, Fasha: Dinas yang Lemot Melaporkan, Tak Segan Saya Copot Kadisnya

DAK Baru 25 %, Fasha: Dinas yang Lemot Melaporkan, Tak Segan Saya Copot Kadisnya
Walikota Jambi Sy Fasha. (Dewi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2018 di Kota Jambi, belum optimal. Beberapa bidang tidak bisa merealisasikan 100 persen. Padahal DAK fisik merupakan hal penting bagi masyarakat. Sementara untuk tahun 2019, rata-rata mencapai Agustus baru mencapai 25 persen.

Menyikapi hal ini, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengatakan bahwa, pengajuan DAK untuk tahap pertama sudah selesai, tinggal menunggu pengajuan tahap ke II. “Tahap kedua ini sebenarnya sudah berlangsung. Tapi beberapa minggu ke depan lagi akan disampaikan dalam tahap ketiga," katanya.

Fasha juga sedikit kecewa, karena OPD menganggap laporan ini-main-main. “Saya sudah bilang ke BPKAD. Kita punya grup WhatsApp. Dinas-dinas apa yang selama ini agak lemot melaporkan, kasih tahu saya. Kalau dianggap main-main,  maka saya tidak akan segan-segan mencopot Kepala Dinas," terang Fasha. 

Selanjutnya Fasha, jika kepala OPD tidak mampu memacu anak buahnya membuat laporan, berarti kepala dinasnya lah yang tidak mampu. "Kalau begitu untuk apa saya pertahankan seperti ini," tambahnya. 

Meski diketahui, belum optimalnya penyaluran DAK tahun 2018 di Kota Jambi, seperti yang ditanyakan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi, Supendi beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, ada beberapa bidang DAK Fisik yang tidak terealisasi maksimal. (RED)

Reporter : Dewi Anita