Di Tengah Wabah Corona, Harga Cabai di Muarojambi Normal, Tapi Ini Keluhan Pedagang

Harga jual cabai di pasar tradisional Sengeti di tengah wabah Corona terbilang normal dan tidak mengalami kenaikan.

Di Tengah Wabah Corona, Harga Cabai di Muarojambi Normal, Tapi Ini Keluhan Pedagang
Aktivitas Pedagang di Pasar Sengeti Muarojambi (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Harga jual cabai di pasar tradisional Sengeti di tengah wabah Corona terbilang normal dan tidak mengalami kenaikan.

Kendati demikian, para pedagang di sana mengeluh karena sepinya pembeli.

"Harganya normal bg Rp26.000 sekilonya, namun sejak bebeberapa hari terakhir sepi pembeli. Saking sepinya cabai kami banyak yang membusuk,saat ini cabai kami jual harga modal 25 ribu perkilo," ujar Ibu Nando pedagang cabai di pasar tradisional Sengeti Selasa (24/3/20).

Ia juga mengatakan sepinya pembeli di pasar sengeti ini karena dampak virus corona dan harga komoditas sawit dan karet belum normal.

"Soalnya pendapatan masyarakat Muarojambi ditunjang dari komoditas sawit dan karet," jelasnya.

Kekhawatiran masyarakat lantaran adanya virus corona ini bisa jadi merupakan penyebab sepinya pembeli di sana.

Kartini, salah satu pengunjung pasar Sengeti menyebut ada rasa was-was saat ke pasar untuk berbelanja.

"Iyo bang, agak was-was lah, sedikit takut ke pasar karena pengaruh virus corona, yang kita tahukan, tidak dibolehin ke tempat rame," sebutnya

Dirinya berharap ini cepat berlalu dan tak ada lagi pasien positif terjangkit corona di Jambi.

"Mudah-mudahan lah bang cepat berlalu. Dan kondisi balik normal kayak biaso lagi," katanya.

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi