Dituding Pro Khilafah & Sibuk Nyapres Relawan Jokowi di Jambi Minta Presiden Pecat Erick Thohir

Sejumlah relawan Jokowi-Ma'ruf di Jambi menggelar aksi, Senin (3/8/2020). Mereka meminta kepada Presiden Joko Widodo memecat Menteri BUMN, Erick Thohir.

Dituding Pro Khilafah & Sibuk Nyapres Relawan Jokowi di Jambi Minta Presiden Pecat Erick Thohir
Relawan Jokowi di Jambi membentangkan spanduk #erickthohir di 10 intansi BUMN. (istimewa)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Sejumlah relawan Jokowi-Ma'ruf di Jambi menggelar aksi, Senin (3/8/2020). Mereka meminta kepada Presiden Joko Widodo memecat Menteri BUMN, Erick Thohir. 

"Kita minta agar Erick Thohir sadar diri untuk mundur dari jabatan sebagai menteri BUMN. Atau kita minta kepada Presiden Jokowi untuk memecatnya," kata Dewan Penasihat Tim Jokowi-Maruf Jambi, Feri Irawan, Senin.

Aktivis yang konsen mengadvokasi masyarakat ini menilai Erick Thohir selama ini hanya sibuk dengan agenda pribadinya. Feri menuding Erick kehilangan fokus untuk menjadikan BUMN sebagai lokomotif pemulihan ekonomi Indonesia.

Justru Erick sibuk mencitrakan diri untuk urusan politik. "Kami manilai Erick hanya sibuk mencitrakan diri untuk menjadi Wapres atau Presiden. Jabatannya sekarang sepertinya dijadikan panggung politik menuju Pilpres 2024," tegasnya.  

Kata dia, sudah jelas Presiden Jokowi meminta kabinetnya untuk tidak memiliki agenda sendiri. Menteri tidak boleh memiliki visi dan misi sendiri. "Sudah tegas Presiden meminta Menteri hanya menjalankan visi dan misi Presiden," katanya lagi. 

Erick Thohir, kata dia, bukan bekerja atas apa yang ada pada semangat nawacita. Salah satunya Feri menyebut bukti kegagalan Erick Thohir memimpin BUMN adalah PHK masal karyawan BUMN, pengisaian rangkap jabatan pada posisi komisaris, dan masuknya beberapa orang yang terindikasi pro khilafah dalam jajaran komisaris.

Relawan Jokowi memasang spanduk #erickout di gedung PTPN VI Jambi. (istimewa)

Dalam aksi itu juga dilakukan pemasangan spanduk #erickout, di 10 Instansi BUMN di Jambi. Turut serta dalam aksi itu adalah sederet aktivis 98 yakni Musri Nauli, Cecep Suryana, Roida Pane, Mulyadi dan Taufan. Mereka menamakan diri Aliansi Rakyat Jambi Menggugat.

Mereka memasang spanduk di Bank BNI, Mandiri, PGN, PLN, TELKOMSEL, PERTAMINA, PTPN, Telkom dan Bank BTN.

Cecep Suryana menambahkan Erick Tohir dianggap telah membuat gaduh di kementerian BUMN. Kata dia, Erick seenaknya saja mengangkat komisioner dan jabatan tidak sesuai aturan. "Kerja-kerja tidak sesuai dengan perpres dan perundang-undangan," kata Cecep.

Presidium Pena 98 itu membeberkan saat ini ada 3.325 karyawan BUMN yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Fokuslah untuk pemulihan ekonomi nasional. Kita minta jokowi untuk memecat Erick Tohir," jelasnya.

Selain memasang spanduk, relawan Jokowi di Jambi ini juga memasang billboard bergambar Erick Thohir dan bertuliskan #erickout. Billboard tersebut dipasang di kawasan Sipin Kota Jambi. (red)