Geger, ABK di Muarojambi Ini Temukan Mayat di Tongkang

Sesosok mayat ditemukan di dalam Mainhole (lubang utama) sebuah tongkang atau ponton yang tengah bersandar di Desa Kunangan Kecamatan Tamanrajo Kabupaten Muarojambi

Geger, ABK di Muarojambi Ini Temukan Mayat di Tongkang
Proses Evakuasi Mayat di Muarojambi (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Sesosok mayat ditemukan di dalam  Mainhole (lubang utama) sebuah tongkang atau ponton yang tengah bersandar di Desa Kunangan Kecamatan Tamanrajo Kabupaten Muarojambi. Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tertelungkup dan mengapung oleh anak buah kapal (ABK) Jum'at (30/10/20) siang tadi.

"Iya benar (ada penemuan mayat)," kata  Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto melalui Kasubbag Humasnya AKP Amradi Jum'at (30/10/20) membenarkan kejadian tersebut.

Tiga orang saksi diperiksa dalam kejadian tersebut, yakni mereka yang menemukan mayat tersebut. 

Amradi pun menceritakan kronologis penemuan mayat tersebut. Kata dia, penemuan bermula saat ABK tengah melakukan pembersihan air yang ada di dalam tongkang melalui lubang utama atau Mainhole. Pembersihan dimulai pagi hingga istirahat makan siang. Setelah istirahat pembersihan kembali dilanjutkan.

"Selesai istirahat sekitar pukul 12.30, saksi 3 akan menghidupkan kembali mesin penyedot. Saat itu, dia melihat melihat ada sandal di dekat lubang mainhole," kata Amradi.

Kemudian saksi 3 melapor kepada saksi 2 kemudian saksi 2 mengecek melalui lubang manhole mengunakan senter. Saksi 2 melihat ada baju di tangga paling bawah. Kemudian saksi berteriak memanggil-manggil untuk mengetahui siapa yang ada di bawah namun tak ada sahutan.

"Kemudian saksi melihat ada orang di dalam maihole tersebut dalam kondisi tertelungkup dan mengapung," papar Amradi.

Temuan tersebut langsung dilaporkan ke agen kapal dan selanjutnya melapor ke pihak berwenang. Polisi bersama Dit Airud, TNI dan Basarnas langsung ke lokasi dan mengevakuasi korban. Saat proses evakuasi ada keluarga korban yang mengakui kalau mayat tersebut adalah saudaranya.

"Ada adik korban S yang mengakui kalau mayat itu adalah kakaknya SRF (35). Identitas korban pun akhirnya terungkap," kata Amradi.

"Sekira pukul 18.12 WIB, proses evakuasi selesai dan korban dibawa ke rumah duka karena keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban," pungkas Amradi.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi