Jalan Jambi-Suakkandis Rusak Berat, Dewan: Ada Anggarannya Rp18 Miliar

Jalan Jambi-Suakkandis Rusak Berat, Dewan: Ada Anggarannya Rp18 Miliar
Kondisi jalan Suakkandis yang lama tak diperhatikan pemerintah. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Warga Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi mengeluhkan kondisi jalan Jambi-Suakkandis yang berlubang dan rusak parah. Kondisi jalan ini rentan memicu terjadinya kecelakaan lalulintas.

"Kita upayakan semaksimal mungkin jalan milik Provinsi Jambi ini bisa dilakukan peningkatan total pada tahun anggaran 2021 mendatang," kata Kamaludin Havis Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil II Batanghari-Muarojambi,  saat mendengar aspirasi dan usulan konstituen kala Reses Perdananya di Kecamatan Kumpeh Ulu Sabtu (28/12/19).


Havis menyebut bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait perihal kerusakan jalan ini. Pada anggaran 2020 mendatang, Pemprov Jambi pun sudah menganggarkan perbaikan jalan Jambi-Suakkandis namun dengan versi perbaikan on the spot.

"Barusan di-WA Kabid Bina Marga PU, untuk peningkatan jalan Jambi-Suakkandis sudah dianggarkan Rp18 milliar pada tahun depan," ujar Havis.

Selaku anggota DPRD Dapil Batanghari-Muarojambi, Havis pun akan berjuang habis-habisan agar dana APBD Provinsi Jambi bisa dialokasikan ke Dapilnya. Khususnya untuk pembangunan infrastruktur.

"Anggaran 2020 yang disahkan itu adalah hasil dewan periode yang lama. Kami hanya membahas dan mengesahkan. Insya Allah pada 2021 nantu saya akan maksimal memperjuangkan peningkatan Jalan-Suakkandis agar bisa dilakukan secara total," cetusnya.


Selain persoalan jalan, warga pun meminta Pemprov Jambi bisa membangun SMA Negeri di daerag Kasangpudak. Lantaran adanya sistem zonasi, warga di daerah kasang group tak bisa menyekolahkan anaknya ke SMA Negeri di Kota Jambi. Alhasil, mereka pun harus bersekolah di sekolah swasta.  

Sebagai anggota Komisi IV yang membawahi pendidikan, Havis pun meminta persyaratan teknis maupun non teknis usulan pembangunan SMA ini bisa dirampungkan.

"Lahannya sudah ada. Nah tolong lengkapi baik surat hibahnya atau surat menyurat lainnya dan ajukan lagi agar bisa kita sama-sama perjuangkan agar SMA Negeri bisa dibangun di Kasangpudak," pungkasnya.

Penulis: Romi Raden
Editor: Ari