Ratusan Warga Tanah Periuk Demo, Minta Bupati Bungo Pecat Kades Helmi

Ratusan Warga Tanah Periuk Demo, Minta Bupati Bungo Pecat Kades Helmi
Ratusan Warga Tanah Periuk Demo, Minta Bupati Bungo Pecat Kades Helmi

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Ratusan warga Desa Tanah Periuk berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Bungo, Rabu (27/3). Pendemo dikomando koordinator lapangan Hairul Anggota BPD Desa Tanah Periuk san Padoli dari BEM UMB serta dari Pemuda Andriansyah, Sahril dan Riduan.

Sempat terjadi dorong-dorongan pagar pintu masuk kantor bupati dikarenakan warga ingin masuk semua. Ketegangan terjadi dikarenakan polisi menghalangi masuk. Tak beberapa perwakilan warga diperbolehkan masuk ke kantor bupati. Dalam aksi tuntutan warga Desa Tanah Periuk Kecamatan Tanah Sepenggal diantaranya

a. Pecat kepala Desa Helmi karena telah melakukan penyalahgunaan anggaran Dana Desa tahun 2016 dan 2017.

b. Proses hukum kepala desa an. Helmi dan harus mengembalikan dana-dama yang telah di salah gunakan

c. Agar hasil penjaringan perangkat Desa 2019 yang di laksanakan kepala desa di cabut karena adanya indikasi KKN.

Perwakilan warga memasuki ruang rapat Assisten kab. Bungo untuk meminta ketegasan pemecatan Helmi akan tetapi karena tidak ada Bupati, wakil bupati dan sekda, perwakilan warga menolak dan keluar lagi dari ruang rapat Assisten.

Mereka tidak mau di temui oleh Assisten I Mursidi karena permasalahan ini dari tahun 2016 dan sampai saat ini tidak ada penyelesaian.

Sekitar pukul 12.45 WIB pertemuan dilakukan kembali di ruang rapat Asisten Bungo yang di hadiri Sekda Riduan Is SE, Assiten I Pemkab. Bungo Mursidi, Kepala Bappeda Amrizal, Kadis PMD M.Taufik, anggota DPRD Bungo dari PKS dan juga Caleg Dapil 3, kabag Pemerintahan, Camat Tanah sepenggal, kapolsek dan Babinsa serta 20 orang perwakilan dari Desa Tanah Periuk

Dalam kesempatan itu Riduan Is mengatakan sesuai hasil pemeriksaan sesuai dari hasil Inspektorat memang banyak temuan pelanggaran dari Kepala Desa terkait penggunaan Dana Desa.

"Saya meminta tolong agar warga masyarakat bersabar karena pemecatan dan pencopotan datuk rio ado prosedural hukum yang harus dipatuhi," ungkap Sekda.

Sementara Anggota BPD Desa Tanah Periuk Hairul mengatakan surat pengajuan pengunduran diri kepala desa dari BPD tanggal 8 juli 2018 akan tetapi sampai saat ini tidak ada keputusan yang jelas terkait kepala desanya.

"Temuan dari inspektorat sudah kami pegang hasilnyo dan kami jugo sudah ada laporan ke Tipikor satreskrim polres bungo akan tetapi jalan di tempat," katanya.

Penggunaan Dana Provinsi jamban 2 buah tidak selesai sama sekali. "Kepala desa kami dalam mmbentuk panitia pemilihan Perangkat Desa tidak ada transparan dan ada unsur KKN," katanya.

Kemudian Ridwan menanggapi permasalahan ini akan cepat diproses dengann prosedur yang berlaku, dan surat pengajuan dari BPD untuk pemecatan kepala desa tahun 2018 sebagai dasar.

"Apapun jenis temuan terkait dana yg di pergunakan oleh Kepala Desa agar BPD membuat keputusan untuk penggantian dana tersebut," ujarnya.

Sedangkan Padoli BEM UMB juga menimpali mengapa surat dari Kadis PMD Bungo terkait tindak lanjut hasil dari Inspektorat pada tahun 2016 tidak ada hasilnya. Namun dana ADD pada tahun 2017 tetap dicairkan.

"Jadi mengapa lambat sekali prosesnya? Pemecatan kepala desa desa Tanah Periuk oleh bapak Bupati Bungo," tanya Padoli. Sesuai dari Keputusan Kadis PMD akan segera di laksanakan secepatnya dan untuk ditunjuk pelaksana tugas Kepala Desa.

Sementara Kadis PMD Taufik Hidayat mengatakan boleh tidak sekdusnya menggantikan kepala desa, jika berstatus PNS boleh, namun jika bukan tidak boleh karena ada aturannya. "Kami meminta camat segera mencari pelaksana tugas dari PNS di kantor camat. Surat Pemecatan itu di tanda tangani oleh Bupati Bungo tapi karena Bupati lagi dinas luar maka kami meminta waktu seminggu untuk mengeluarkan Keputusan pemecatan Kepala Desa," katanya.

Usai pertemuan yang alot dihasilkan berita acara Hasil Tuntutan Warga Masyarakat Desa Tanah Periuk, Tanah Sepenggal Lintas yang ditanda tangani oleh Sekda dan perwakilan masyarakat serta menunjuk ASN dari kantor Camat Tanah Sepenggal Lintas Tarmizi sebagai Pelaksana dan Penjabat sementara Kepala Desa Tanah Periuk, kecamatan Tanah Sepenggal. (Red)