Salurkan Kredit UMKM, Amar Bank Gandeng Investree

PT Bank Amar Indonesia (Amar Bank) menjalin kerja sama dengan Investree, penyelenggara jasa layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending. Kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan penyaluran pinjaman kepada masyarakat khususnya sektor Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Salurkan Kredit UMKM, Amar Bank Gandeng Investree

BRITO.ID – PT Bank Amar Indonesia (Amar Bank) menjalin kerja sama dengan Investree, penyelenggara jasa layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending. Kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan penyaluran pinjaman kepada masyarakat khususnya sektor Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Managing Director Amar Bank Vishal Tulsian mengatakan, perkembangan perekonomian saat ini membutuhkan banyak inisiatif baru salah satunya kolaborasi antara perbankan dan institusi keuangan berbasis teknologi atau fintech. Oleh karena itu, kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mencapai target pertumbuhan kredit Amar Bank di 2018 khususnya kredit produktif di Indonesia.

"Investree berperan sebagai perantara antara perusahaan yang membutuhkan pinjaman (borrower) dan Amar Bank yang memberikan pinjaman (institutional lender)," jelas dia seperti dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (11/5/2018). Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi mengatakan bahwa ke depannya perbankan dapat meraih keuntungan kerja sama yaitu akses luas penambahan jumlah nasabah selaku peminjam. "Bekerja sama dengan perbankan sangat menguntungkan berbagai pihak, baik dari Investree, masyarakat, maupun perbankan itu sendiri.

Ke depannya kami berharap program ini dapat berjalan dengan lancar. Akses masyarakat terhadap layanan finansial pun semakin meningkat," ucap Adrian. Sebagai perusahaan berkembang di bidang perbankan, Amar Bank memiliki keyakinan bahwa proses akuisisi nasabah UMKM sangat efisien jika bergandengan dengan institusi keuangan berbasis fintech. Memiliki benang merah yang erat dengan Investree, Amar Bank juga memiliki produk teknologi andalan masa kini, Tunaiku.

Tunaiku telah dikenal masyarakat sebagai salah satu produk andalan digital personal loan dengan nilai Rp 2 sampai Rp 20 juta dengan tenor pengembalian 6 sampai 20 bulan. Investree sendiri merupakan perusahaan teknologi finansial sekaligus pionir P2P lending platform di Indonesia yang berperan dalam mempertemukan orang yang memiliki kebutuhan pembiayaan engan orang yang memiliki dana berlebih dan bersedia meminjamkan dananya. Memiliki produk andalan Pinjaman Bisnis Berbasis Invoice, portofolio peminjam terbesar Investree adalah berasal dari kategori industri kreatif, jasa, dan makanan dan minuman yang mayoritas merupakan UMKM. Hingga hari ini, Investree tercatat telah memiliki total fasilitas pinjaman sebesar Rp 773 miliar dan menyalurkan pinjaman sebesar Rp 635 m.

Managing Director Amar Bank Vishal Tulsian mengatakan, perkembangan perekonomian saat ini membutuhkan banyak inisiatif baru salah satunya kolaborasi antara perbankan dan institusi keuangan berbasis teknologi atau fintech. Oleh karena itu, kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mencapai target pertumbuhan kredit Amar Bank di 2018 khususnya kredit produktif di Indonesia. "Investree berperan sebagai perantara antara perusahaan yang membutuhkan pinjaman (borrower) dan Amar Bank yang memberikan pinjaman (institutional lender)," jelas dia seperti dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (11/5/2018). Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi mengatakan bahwa ke depannya perbankan dapat meraih keuntungan kerja sama yaitu akses luas penambahan jumlah nasabah selaku peminjam. "Bekerja sama dengan perbankan sangat menguntungkan berbagai pihak, baik dari Investree, masyarakat, maupun perbankan itu sendiri. Ke depannya kami berharap program ini dapat berjalan dengan lancar. Akses masyarakat terhadap layanan finansial pun semakin meningkat," ucap Adrian.

Sebagai perusahaan berkembang di bidang perbankan, Amar Bank memiliki keyakinan bahwa proses akuisisi nasabah UMKM sangat efisien jika bergandengan dengan institusi keuangan berbasis fintech. Memiliki benang merah yang erat dengan Investree, Amar Bank juga memiliki produk teknologi andalan masa kini, Tunaiku. Tunaiku telah dikenal masyarakat sebagai salah satu produk andalan digital personal loan dengan nilai Rp 2 sampai Rp 20 juta dengan tenor pengembalian 6 sampai 20 bulan.

Investree sendiri merupakan perusahaan teknologi finansial sekaligus pionir P2P lending platform di Indonesia yang berperan dalam mempertemukan orang yang memiliki kebutuhan pembiayaan engan orang yang memiliki dana berlebih dan bersedia meminjamkan dananya. Memiliki produk andalan Pinjaman Bisnis Berbasis Invoice, portofolio peminjam terbesar Investree adalah berasal dari kategori industri kreatif, jasa, dan makanan dan minuman yang mayoritas merupakan UMKM.

Hingga hari ini, Investree tercatat telah memiliki total fasilitas pinjaman sebesar Rp 773 miliar dan menyalurkan pinjaman sebesar Rp 635 miliar.

Amar Bank berkolaborasi dengan PT Mekar Investama Sampoerna (Mekar) untuk menyalurkan fasilitas kredit kepada Lembaga Keuangan Mikro. Amar Bank berkolaborasi dengan PT Mekar Investama Sampoerna (Mekar) untuk menyalurkan fasilitas kredit kepada Lembaga Keuangan Mikro. Sebelumnya, Amar Bank bekerja sama dengan Amartha, Mekar, dan kini, Investree. Kerja sama penyaluran dana diperuntukkan kepada pemberian kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di berbagai daerah di Indonesia. Vishal optimis kerja sama ini dapat membantu pertumbuhan UMKM.

"Penandatangan perjanjian kerja sama Amar Bank dan Investree adalah bukti dukungan kami kepada pemerintah yang menyatakan bahwa ke depannya inovasi digital akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan sektor UMKM serta mampu memberikan dorongan finansial bagi masyarakat yang belum atau kurang dilayani oleh pihak perbankan," tutup Vishal.