Viral! Video Anak Maspion Naik Sepeda Dibacok Tangannya, Begini Kata Polisi

Viral video menyebutkan anak Maspion naik sepeda alami musibah viral di media sosial. Tangannya dibacok dan sepeda seharga Rp250 juta yang ditumpanginya diambil orang. Video viral anak Maspion dibacok itu diunggah oleh Jaka Dilaga dengan akun Twitter @Shintar78160014, Rabu (27/10).

Viral! Video Anak Maspion Naik Sepeda Dibacok Tangannya, Begini Kata Polisi
Viral Video Anak Maspion Naik Sepeda Dibacok Tangannya (Twitter/Shintar78160014)

BRITO.ID, BERITA VIRAL – Viral video menyebutkan anak Maspion naik sepeda alami musibah viral di media sosial. Tangannya dibacok dan sepeda seharga Rp250 juta yang ditumpanginya diambil orang.

Video viral anak Maspion dibacok itu diunggah oleh Jaka Dilaga dengan akun Twitter @Shintar78160014, Rabu (27/10).

"Anaknya Maspion naik sepeda  yang harganya 250 juta... dibacok tangannya....sepedanya diambil," cuit @Shintar78160014 pada caption unggahan videonya.

Dalam unggahan video tersebut memperlihatkan korban yang diduga anak Maspion tergeletak di pinggir jalan.

Anak Maspion sebagai korban itu tergeletak dengan posisi telentang. Di tangan kirinya mengeluarkan darah bekas bacokan. Sementara tangan kanannya diletakkan di bagian dadanya.

Ia terlihat masih sadar. Ia sesekali berkomunikasi kepada pesepeda lainnya. Di sampingnya duduk pesepeda wanita yang coba menolang anak Maspion ini.

Sedangkan beberapa pesepeda lainnya mencoba mengatur lalu lintas yang melawati lokasi kejadian agar tidak terjadi kemacetan.

"Astagfirullahaldzim, Astagfirullahaldzim," terdengar suara pria yang melewati jalur ini sambil merekam peristiwa anak Maspion ini.

Dalam unggahan video tersebut belum diketahui identitas lengkap korban, pelaku, dan lokasi kejadian. Termasuk apakah anak Maspion itu anak dari pemilik Maspion? Begitu juga belum ada klarifikasi dari pihak-pihak terkait dalam video tersebut.

Belakangan ada klarifikasi dari pihak kepolisian. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Gatot Repli Handoko mengatakan bahwa narasi video tersebut mengandung informasi menyesatkan. Penjelasan lengkapnya bisa dibaca di artikel berikut Video Anak Bos Maspion Dibegal saat Gowes, Begini Faktanya. 

Hal yang bikin heboh, penyebar video menyertakan informasi bahwa pesepeda yang jatuh adalah anak bos Maspion yang menjadi korban begal dan disebut terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Polisi memastikan itu hoaks.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Gatot Repli Handoko mengatakan bahwa narasi yang menyertakan postingan video tersebut mengandung informasi menyesatkan alias hoaks. Kejadian tersebut bukan di Surabaya, tapi di Tangerang.

Apalagi, setelah kejadian korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. "Tangan kirinya patah, kemudian diangkut dengan ambulans ke RSPI Bintaro," kata Gatot dikonfirmasi wartawan pada Kamis, 28 Oktober 2021.

Dia menuturkan, pesepeda yang jatuh itu bukan korban aksi begal. Tapi terjatuh karena tersenggol rombongan gowesnya sendiri. 

"Yang bersangkutan dalam peleton gowesnya pelan di tanjakan flyover, tetapi menyenggol sepeda yang ada di depannya, oleng dan di belakangnya ada dua pesepeda dengan kecepatan tinggi menyenggol yang bersangkutan, jatuh dan ditabrak oleh pensepeda yang lain," ujarnya. 

Gatot mengaku pihaknya juga sudah mengkonfirmasi ke pihak Maspion Group. Dari situ diperoleh informasi bahwa korban bukan anak dari bos Maspion seperti narasi yang beredar di media sosial. 

Sumber: viva.co.id

Editor: Ari