Warga Kasangpudak Gerah Sampah Menumpuk dan Berserakan

Warga Kasangpudak Gerah Sampah Menumpuk dan Berserakan

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Warga RT 22 Desa Kasangpudak Kecamatan Kumpeh Ulu dan sekitarnya kian gerah. Pasalnya tumpukan sampah yang dibuang warga di tempat pembuangan sampah sementara kian menumpuk. Tak hanya itu, sampah juga berserakan hingga ke jalan dan menimbulkan bau tak sedap hingga lalat yang berpotensi menimbulkan penyakit. Tumpukan sampah ini terjadi karena Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman sudah lima hari terakhir tak mengangkut sampah tersebut.

 

"Biasanya seminggu dua kali mereka (Dinas Perkim) angkut sampah disini. Ni sudah beberapa hari ini tidak diangkut," kata Rafi petugas Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kasangpudak.

 

Diceritakan Rafi, biasanya sampah di perumahan yang ada di Kasangpudak ini diangkut oleh KSM ke tps di RT 22. Setelah terkumpul di TPS selanjutnya diangkut oleh Dinas Perkim agar sampah tak menumpuk. "Ini karena tak diangkut makanya menumpuk katanya tidak ada biaya operasional," kata Rafi.

 

Senada, Siti Munfaati warga RT 22 yang rumahnya berada di dekat TPS sangat mengeluhkan kondisi sampah yang menumpuk dan berserakan hingga sampai ke jalan. Dia berharap pemerintah desa bisa segera menyelesaikan persoalan ini. "Iya sampahnyo berserakan sampai ke jalan. Bau terus lalat banyak. Kami berharap segera diangkut dan masalah ini bisa cepat selesai. Tak tahan kami bau sampah ni," kata dia.

 

Dia bilang kalau sampah terus menumpuk dan bau seperti ini bisa saja warga akan melakukan tindakan unjuk rasa agar pemerintah bisa cepat menyelesaikan persoalan ini. "Kami minta cepatlah diangkut dan diselesaikan biar dak berlarut-larut," ujarnya. (red)

 

Kontributor : Romi R