Waspada Asap, Kebakaran Lahan di Muarojambi Sempat Mencapai 35 Hektare per Hari

Waspada Asap, Kebakaran Lahan di Muarojambi Sempat Mencapai 35 Hektare per Hari
Petugas melakukan pemadaman lahan gambut di Muarojambi. (Romi/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Kebakaran lahan di Desa Sipin Teluk Duren, Kecamatan Kumpeh Ulu, Muarojambi, tampaknya semakin meluas. Sampai hari ini, Sabtu (3/8/19) luas lahan yang terbakar di sana sudah mencapai 35 hektare.

Tim gabungan masih melakukan pemadaman di lokasi. "Per hari ini sudah hampir 35 hektare. Lahan yang terbakar itu masih satu hamparan. Sampai hari ini, api masih ada di lahan itu," kata Zakir melalui Ponselnya, Sabtu (3/8/2019).

Menurut Zakir, keebakaran lahan di Desa Sipin Teluk Duren, Kecamatan Kumpeh Ulu, Muarojambi, terjadi pertama kali pada 28 Juli 2019 lalu. Api pertama kali membakar lahan itu sekitar lima hektare. Api susah dipadamkan karena lahan itu merupakan lahan gambut.

"Sudah kita padamkan. Setiap hari api itu timbul, apalagi kalau ada angin api itu timbul lagi," ujarnya. Lebih lanjut, Zakir menyebutkan bahwa saat ini api sudah berhasil dipadamkan. Adapun tim yang melakukan pemadaman itu terdiri dari TNI, Polri, Manggala AGNI, MPA, Perusahaan dan masyarakat.

Tak hanya itu, dalam pemadaman itu, Bupati Muarojambi, Masnah Busro dan Kapolres Muaro Jambi, AKBP Mardiono juga turut serta dalam melakukan proses pemadaman api tersebut.

Setelah pemadaman, petugas masih siaga di lokasi dan melakukan pendinginan agar api tak timbul kembali. "Kalau sekarang api sudah padam. Tapi kita tetap masih stand bay di lokasi, takutnya nanti api kembali muncul," tandasnya. (red)

Kontributor: Romi R