Seniman Sebut WFC Masih Kurang Sentuhan Pemkab Tanjabbar

Seniman Sebut WFC Masih Kurang Sentuhan Pemkab Tanjabbar
WFC wisata Tungkal Tanjabbar. (Heri/brito.id)

BRITO.ID BERITA TUNGKAL - Bukan hanya sekedar menjadi ikon daerah, Water Front City (WFC) Kualatungkal kini tumbuh menjadi tempat para seniman dan para komonitas lokal menyalurkan kreatifitasnya.  

Tempat bersantai di sore hari ini pengunjung memadati pelabuhan hanya untuk menyaksikan terbenamnya matahari hingga melepas lelah.

Adi Putra Siaga salah satu seniman Jambi mengaku terpukau dengan suasana WFC saat sore hari. Kata dia, WFC merupakan aset daerah yang layak dijaga dan diperhatikan oleh Pemkab.

"Kita sudah keliling 11 Kabupaten se-Provinsi Jambi, Kualatungkal ternyata memiliki tempat yang mengagumkan. Jika Pemkab peka, dari sinilah akan tumbuh perekonomian yang maju. Seperti wisata kuliner, hingga wadah para seniman untuk lebih berkembang. Dan masih banyak lagi," katanya seraya menikmati seniman lokal melantunkan lagunya, Rabu (21/8).

"Saya lihat banyak kelebihan dan banyak kekurangan. Intinya masih perlu sentuhan dan perhatian pemkab. ini aset yang sangat besar," tanbahnya lagi. 

Romi warga Telanai Jambi  mengaku tertarik dengan pemandangan di WFC. Bersama rekanya sengaja jauh datang hanya ingin merasakan secara langsung suasana sore di tepi laut. 

"Ini satu-satunya di Jambi, pedagang dan seniman kumpul di satu tempat di atas laut. Sayang masih kurang sentuhan dari Pemkab. Seperti taman dan kebersihan." tukasnya. (RED)

Kontributor : Heri Anto