Isu Penculikan Anak di Muarojambi, Dinas Pendidikan Keluarkan Edaran

Kabar percobaan penculikan anak di Muarojambi bikin heboh. Tak sedikit orang tua dan wali murid khawatir dan was-was terhadap keselamatan anak mereka. Pun demikian para guru apalagi di tingkat sekolah dasar.

Isu Penculikan Anak di Muarojambi, Dinas Pendidikan Keluarkan Edaran
Ilustrasi

BRITO. ID, BERITA MUAROJAMBI - Kabar percobaan penculikan anak di Muarojambi bikin heboh. Tak sedikit orang tua dan wali murid khawatir dan was-was terhadap keselamatan anak mereka. Pun demikian para guru apalagi di tingkat sekolah dasar.

Menanggapi hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muarojambi pun tak tinggal diam. Mereka mengeluarkan surat edaran masing-masing sekolah di Muarojambi untuk selalu mewaspadai kabar tersebut.

Bahkan pihak Dinas PdK Muarojambi minta pihak sekolah dan para orang tua siswa memperketat pengawasan terhadap anaknya saat mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.

"Terkait isu itu telah kita keluarkan surat edaran ke satuan pendidikan di Kabupaten Muarojambi agar memperketat pengawasan kepada siswa," kata Kadis PdK Muarojambi Erwanisah Rabu (22/12/21).

Ia juga mengungkapkan, awalnya dihebohkan isu tersebut, adanya percobaan penculikan terhadap anak yang terjadi di SDN 61 Desa Kasangpudak Muarojambi. 

"Dalam surat edaran itu, selain diminta memperketat pengawasan terhadap siswa, saat jam pulang sekolah para siswa harus dipastikan dijemput dan diantar oleh orangtua walinya masing-masing," ungkapnya.

Erwanisah juga mengimbau setiap guru kelas diwajibkan membuat grup WhatsApp dengan pihak wali murid dan untuk menginfokan bahwa siswa sudah pulang dan orangtua bisa menjemput lebih awal.

"Surat edaran ini wajib diikuti masing-masing sekolah di Muarojambi, serta menambah jam piket untuk guru agar dicek semua ruangan agar tidak ada siswa yang belum pulang kita berharap kejadian terebut  tidak terulang kembali," tutupnya.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi